Jumat, 06 November 2015

KIPRAH PENJAGA GAWANG MASA DEPAN AC MILAN

Gianliugi Donnarumma ketika melawan Sassuolo 25 Oktober 2015 (sumber: mirror.co.uk)
Pada pertandingan antara AC Milan vs Sassuolo 25 Oktober 2015 lalu, secara mengejutkan pelatih AC Milan memasang kiper belia mereka, Gianluigi Donnarumma yang akrab dipanggil Gianluigi, sebagai kiper utama starting XI AC Milan. Yang menarik, debut Gianluigi ini terjadi saat dia berusia 16 tahun 242 hari! Yang artinya, dia adalah pemain belia kedua setelah legenda hidup AC Milan, Paolo Maldini, yang melakukan debut pada usia 16 tahun 208 hari. Berdasar data yang dilansir dari wikipedia, rekor debut kiper termuda di Serie A masih dipegang oleh Gianluca Pacchiarotti yang melakukan debut pada usia 16 tahun 192 hari ketika bermain untuk Pescara pada musim 1977-1978, ketika dikalahkan Perugia. Namun, meski begitu, tentu saja debut Gianluigi di klub sebesar AC Milan ini tetap merupakan suatu hal yang fenomenal.

Dalam pertandingan debutnya melawan Sassuolo, Gianluigi membuat satu  penyelamatan dari dua shoot on goal Sassuolo sepanjang pertandingan  namun kebobolan satu gol dari tendangan bebas penyerang masa depan Italia, Domenico Berardi. Beberapa hari kemudian, Gianluigi kembali dipercaya berdiri di bawah mistar AC Milan, dimana kali ini Gianluigi menorehkan clean sheet yang membuat Milan menang 1-0 atas Chievo. Dalam pertandingan melawan Chievo, Gianluigi sempat melakukan 2 penyelamatan gemilang. Menurut Squawka, selama dua kali penampilannya Gianluigi melakukan 5 claims, 3 saves, total distribution 84%, dan total performance score 78.

Siapa sebenarnya Gianluigi Donnarumma? Kiper muda Milan ini lahir di Castellammare di Stabia pada tanggal 25 Februari 1999, tepat pada saat Milan menjadi scudetto di bawah kepelatihan Alberto Zaccheroni. Dengan tinggi badan 196 Cm dan berat badan 90 Kg, tubuh Gianluigi sangat proporsional untuk menjadi benteng terakhir tim berjuluk Rossonerri di masa depan. Gianluigi sendiri dipromosikan ke tim utama dan menjadi kiper ketiga pada musim 2015/2016 ini oleh pelatih Milan, Sinisa Mihajlovic. Miha sangat percaya dengan kemampuan Gianluigi setelah mendengar rekomendasi para scout Milan yang telah mengamati performa kiper Timnas Italia U-17 itu sejak dini. Menurut penjelasan ayahnya, Alfonso Donnarumma, Gianluigi pernah mencoba mengikuti trial di Juventus dan Inter Milan, sebelum akhirnya bergabung ke akademi Milan. Ia pun akhirnya promosi ke tim utama bersama salah satu rekan setimnya di Milan Primavera, Davide Calabria, pada musim ini, menyusul Mattia De Sciglio dan Ignazio Abate yang  terlebih dahulu bermain di tim utama. Gianluigi sendiri melakukan debut profesionalnya pada saat uji coba pra-musim melawan Real Madrid, di mana dia mampu menggagalkan tendangan penalti Toni Kroos.  Kemampuan Gianluigi menahan tendangan penalti sendiri bukan suatu hal yang kebetulan, karena semasa masih bermain di Milan Primavera pun Gianluigi pernah beberapa kali melakukan penyelamatan tendangan penalti.

Apa yang dicapai Gianluigi kini telah mengalahkan pencapaian kakaknya, Antonio Donnarumma, yang juga bergabung ke AC Milan pada usia 15 tahun. Sayang, karir Antonio di Milan tidak secemerlang adiknya. Antonia harus rela dipinjamkan ke Piacenza sebelum akhirnya hijrah ke Genoa.
Pengamatan scout Milan memang tidak salah, di awal musim 2015/2016 ini Gianluigi sempat diincar dua klub raksasa EPL, Manchester United dan Chelsea (sumber: harian Calcio Mercato dan La Gazzetta dello Sport).  Artinya, Milan harus bisa mengamankan kontrak kiper belianya tersebut agar bisa bertahan di Milan selama mungkin.


Di saat lini belakang Milan tampil begitu keropos serta menurunnya performa Diego Lopes, Gianluigi bisa menjadi harapan AC Milan dan Milanisti sebagai benteng terakhir yang tangguh. Tentu ini akan menjadi tantangan yang sangat berat bagi kiper muda ini. Hal  yang menarik untuk diamati adalah, apakah penampilan Gianluigi pada pertandingan pertandingan selanjutnya dapat menjawab tantangan tersebut.

DITULIS OLEH: DONEH

0 comments:

Posting Komentar